Archive for October, 2005

A Special World

Thursday, October 27th, 2005

A special world for you and me
A special bond one cannot see
It wraps us up in its cocoon
And holds us fiercely in its womb.
Its fingers spread like fine spun gold
Gently nestling us to the fold
Like silken thread it holds us fast
Bonds like this are meant to last.
And though at times a thread may break
A new one forms in its wake
To bind us closer and keep us strong
In a special world, where we belong.

Movies in Sundanese

Friday, October 14th, 2005

My pal just sent me this hillarious message… Since i’m so amused with it, i feel like i have the obligation to share with y’all. Do enjoy it! And get laughed as hard as u can…

JUDUL-JUDUL FILM NGETOP (IN SUNDANESE)

Saving Private Ryan - Nulungan si Rian
Enemy At The Gate - Musuh Ngajedog di Pager
Die Hard - Teu Paeh-Paeh
Die Hard II - Can Paeh Keneh
Die Hard III With A Vengeance - Nya’an euy Hese Pisan Paehna

Bad Boys - Leutik-leutik legeg
Lost in Space - Sasab….
Rocky - Osok Neunggeulan Batur
Rain Man - Lalaki Cicing di Bogor
There’s Something About Marry - Ari Ceu Meri The Kunaon?

Mission Impossible - Moal Bisa
Titanic - Tilelep
Paycheck - Nganjuk Heula
Reign of Fire - Beubeuleuman
Original Sin - Tara Ka Mesjid

Sleepless In Seattle - Cenghar Di Ciateul
Silence of The Lambs - Embe Pundung
Ghost - Jurig Kasep
Bad Boys - Budak Baong
Are We There Yet? - Lila Pisan Nepina Euy?
Home Alone - Katinggaleun
Freddy vs Jason - Pasea
Casablanca - Mengkol Ti Sudirman
Gone In Sixty Seconds - Indit Siah Kaditu!
The Awakening - Hudang Sare
After The Sunset - Tereh Maghrib
The End of Days - Seep Waktosna

Tonton terus film Indonesia

Friday, October 14th, 2005

“ron, nonton Untuk Rena yuk… katanya sebagian hasil tiketnya disumbangin loh”

Untuk
Gitu lah kira-kira ajakan yang gw terima melalui telepon dan langsung gw iya-kan. Dari 3 minggu yang lalu sejak nonton The Making of Untuk Rena di RCTI (kalo gak salah), gw udah bilang dalam hati.. “ini film kayaknya lumayan bagus… pemain2 ciliknya aktingnya keren-keren..walaupun masih polos, soundtracknya enak..ada Mocca, selain Surya Saputra, yang lain kebanyakan muka-muka baru, trus sutradaranya jagoan… Riri Riza”

Hmm.. nonton dimana yah enaknya? Secara otomatis jari-jari gw langsung mengetik sebuah nama situs di layar komputer. Salah satu situs favorit gw, www.21cineplex.com … enter!

10%…..46%…..53%… *kok berenti di 53%?!?! jangan2 disconnect?! Eh, jalan lagi…* 65%….. 78%….84%…. 100%. Done!

‘klik’.. Theaters, ‘klik’… Bandung, … Coba Ciwalk ah, ‘klik’! Gak maen.. cuma ada The Myth, Bewitched dan Must Love Dogs. *kok bisa nggak ada sih? hari ini kan premiernya?*. Coba liat BIP 21, ‘klik’!
Voila… ada! di studio 5. Kayaknya yang paling mungkin gw tonton yang jam terakhir, 19.30.

Excited bercampur rada malu nih mo nonton film anak-anak… Dengan semangat ‘45, begitu jam 5 teng gw langsung cabut dari kantor. Klo balik ke kosan dulu bakalan males n capek. Ya udah dari jam 5an gw udah ke BIP, ngabuburit. Puter-puter sana-sini, liat-liat ini-itu. “ih, sepatunya keren!” “gila jam tangannya mahal banget” “kayaknya roti itu enak deh, masih ngebul. Beli yuk? lumayan buat di bioskop” “kok BIP jadi lieur gini sih route-nya?” “eh, beli fruit tea yang botol gede yuk buat buka puasa”

Akhirnya jam 19.00 kami ke 21 dan dengan ekspektasi bakalan banyak anak-anak yang udah ngantri, we’re dissapointed. Gada siapa pun berdiri di line studio 5!! Pas kita sampe di depan loket, mbak penjaganya tuh nanya lagi untuk meyakinkan dirinya, “mo nonton Studio 5?? mau seat nomor berapa?”. Oh My God… secarik kertas yang menggambarkan lay out seat studio 5 masih bersih dari coretan alias belom ada orang yang beli tiketnya, padahal udah jam tujuh lewat. “Cuma beli 2 tiket? Minimal film diputar kalo ada empat orang penonton,” kata si mbak itu. Mo gimana lagi mbak?? kita cuma berdua kok.

Sambil berH2C (Harap-Harap Cemas), gw nunggu sambil liat-liat outlet biang parfum. Semua pintu studio udah dibuka (well at least begitu kata announcer bersuara merdu -katanya itu suara Maria Oentoe-). Tapi kok studio 5 gak disebut2?? Langsung kita samperin si mbak penjaga loket studio 5, dia cuma bilang “Yang nonton cuma kalian berdua, jadi filmnya nggak bisa diputer”

Aje gile!!! Film ini promosinya lumayan bagus, hari ini pemutaran perdana, sebagian tiketnya disumbangkan buat tsunami… tapi kok nggak ada yang nonton!!!! where’s everybody?? Bagus tau filmnya! Gak bosen apa liat film-film Indonesia lain yang kebanyakan isinya kalo gak hantu ya chicklit?
Hmm.. mungkin karena gak ada adegan lesbian kaya di Detik Terakhir yang lebih ditonton di studio 3 kali yah? who knows?

Yang jelas gw lumayan bete karena rencana nonton film Untuk Rena di hari pemutaran perdananya, gagal.

ck…ck..ck.. Tonton Terus Film Indonesia

Lost and Found

Monday, October 10th, 2005

I took a day off last monday from my office… it brought a consequences for me.
I LOST ‘uang makan’ for a day :P … but then, I FOUND myself a time to visit and encourage my mourning best friend at Ciwidey

Another story from my friend, M. She works in a company with a super-perfectionist bossy boss. She LOST her free time by working almost 12 hours a day and 7 days a week. She’s even planned to quit the other day. But thanks to her patience, she FOUND an opportunity (in that office) to go to Japan for a week!

My buddy N, earlier this year he LOST his 5 years relationship with his girlfriend. Though he’s not that devastating.. but i can see that it changed him a lot. After that, he FOUND a freedom to do anything he wants to do… and be anything he wants to be. I can see that he’s happier now…

How about S??? Few years ago thing happened and she LOST her virginity. For her, the sky was falling on her head… ruin everything. Now? she FOUND something/someone more precious than any other thing in the world… a son, whom she loves so much. She never regret it.

What i’m trying to say here is… Every cloud has a silver lining
So, just be patience and be strong!! Keep on walking and you’ll find a light at the end of the tunnel…

Dedicated to my beloved pal Mey

in the living room

Tuesday, October 4th, 2005

Architect: eh, sibuk ga?
ronronn_rendezvous: ga
Architect: mau asistensi lagi dong.
ronronn_rendezvous: apa?
Architect: gw lagi bikin konsep ruang keluarga
Architect: konsep ruang keluarganya adalah edutainment, gimana menurut lo?
ronronn_rendezvous: ada tv-nya?
Architect: gw kepikiran ada home theater trus ada komputer
ronronn_rendezvous: bad idea ga sih komputr ama tv di datu ruangan
Architect: isinya kira2 apa ya?
Architect: hmm…describe ur future living room…
ronronn_rendezvous: cozy….
ronronn_rendezvous: big couch

Architect: describe cozy
Architect: trus ada apa lagi?
ronronn_rendezvous: thick carpet/rugs

Architect: gadget?
ronronn_rendezvous: big soft couch
ronronn_rendezvous: sound system
ronronn_rendezvous: dont have to be a home theatre
ronronn_rendezvous: (coz klo home theatre maunya di ruangan sendiri khusus)

Architect: okay…
Architect: color?
ronronn_rendezvous: monochrome
ronronn_rendezvous: clean
ronronn_rendezvous: not too many hiasan2 dsb
ronronn_rendezvous: but a big b/w art photography
ronronn_rendezvous: modern sculpture

Architect: nice
Architect: n then..
ronronn_rendezvous: a tree
ronronn_rendezvous: plants maksudnya
ronronn_rendezvous: green slender plant

Architect: ga bagus kalo ada tumbuhan dalam ruangan
ronronn_rendezvous: livingroom gw itu ada ceruk yang ke area terbuka (matahari)
ronronn_rendezvous: eh.. klo udah jadi minta gambarnya yah? biar gw frame … living room impian gw

Architect: ada tipi ga?
ronronn_rendezvous: ada tipi
ronronn_rendezvous: di depan couch gede ituh
ronronn_rendezvous: tapi ga pake coffee table, melainkan side table
ronronn_rendezvous: diantara couch adn tv ada thick rugs yg diatasnya ada beberapa bantal kotak…
ronronn_rendezvous: rugsnya polos warna gading
ronronn_rendezvous: pokoknya ruangan itu harus terkesan clean

Architect: trus ada bantal2 gede?
Architect: tipikal ruang keluarga banget
ronronn_rendezvous: bantalnya ga gede
ronronn_rendezvous: kotak kecil biasa…
ronronn_rendezvous: buat gogoleran

Architect: eh, gw ga ngerti sama ceruk2 itu
Architec: maksudnya ada celah yang ada sinar mataharinya masuk?
Architect: naon deui gogoleran?
ronronn_rendezvous: gogoleran=tidur2an
ronronn_rendezvous: ada satu sisi dindinng yg atapnya bisa dibuka…
ronronn_rendezvous: susah dijelasn

Architect: wow..imajinasi yang luar biasa
Architect: eh..itu konsepnya apa?
Architect: clean and minimalis?
Architect: gw belom nemu konsep, padahal tar presentasi jam 3
ronronn_rendezvous: yups
ronronn_rendezvous: soalnya living room tuh punya bakat jadi berantakan
ronronn_rendezvous: makanya dr awal maunya clean and minimalis dan ga terlalu banyak barang

Architect: eh, kalo ada home theater di ruang keluarga kan menghemat ruang
ronronn_rendezvous: efek home theaternya jd percuma
ronronn_rendezvous: gak kerasa home theater

Architect: kok terasa sepi banget yah…
Architect: terlalu simpel
Architect: lo mau ngapain lagi di ruang keluarga?
Architect: cuma nonton tipi aja ato…waht else..?
ronronn_rendezvous: ntn tv
ronronn_rendezvous: baca koran
ronronn_rendezvous: maen game
ronronn_rendezvous: ngobrol (most important)
ronronn_rendezvous: bermesra-mesraan, hahaha

Architect: kalo di salah satu dinding dikasi anaknya buat corat-coret gimana?
Architect: buat memecah kemonotonan
ronronn_rendezvous: terserah lo… rumah rumah lo
ronronn_rendezvous: but not in my living room!

Architect: hahaha
Architect: gw kepikiran kalo tiap anggota keluarga punya sisi dindingnya masing2, terserah mau dipake apa. kalo nyokapnya dipasang foto, bokapnya dipake baut layar, trus anaknya bikin mural
Architect: absurd banget!!!
ronronn_rendezvous: sounds messy…